• Menyambung Rasa Menyongsong Anugerah Penulis Terbesar di Indonesia


    Klaten – Dalam rangka menyongsong
    diselenggarakannya Anugerah Ronggowarsito, rombongan STKIP PGRI Ponorogo berziarah
    ke makam R. Ng. Ronggawarsito, Sabtu 21 September 2019. Rombongan tersebut
    terdiri dari Dr. H. Sutejo M.Hum. (Ketua), Heru Setyawan, M.Pd. (Wakil Ketua
    III), Frengky Nur Faria Pratama (LPPM), Sapta Arif Nur Wahyudin (Humas), Agus
    Setyawan (Humas), dan Tohir Galih (Sarana dan Prasarana).





    “Selain untuk menata hati dan menyambung rasa, saya ingin mengajak teman-teman panitia untuk menilik sejarah pujangga hebat ini (Ronggowarsito).” ungkap Dr. H. Sutejo, M.Hum.





    Dokumen Sapta Arif Humas STKIP PGRI Ponorogo
    Sumber: Dokumen Humas STKIP PGRI Ponorogo




    Raden
    Ngabehi Ronggowarsito adalah pujangga besar budaya Jawa yang hidup di Kasunanan
    Surakarta. Nama aslinya adalah bagus Burhan. Hingga kini telah banyak karya-karya
    beliau yang menjadi bahan kajian budaya di Indonesia.





    Makam yang
    masih dalam proses renovasi ini, berada di desa Palar, Kecamatan Trucuk,
    Kabupaten Klaten. Menurut Teguh, salah satu pedagang kopi di sekitar makam,
    tempat ini memang sering dikunjungi orang-orang dari jauh. Mulai dari Jepara,
    Blora, hingga Ponorogo juga ada.





    “Yang
    paling ramai biasanya malam Jum’at Pak.” tambahnya ketika ditemui di sela-sela berjualan.





    Menurut Dr. H. Sutejo,
    M.Hum., melalui anugerah Ronggowarsito, selain untuk memberikan apresiasi
    tinggi bagi penulis buku Indonesia, juga untuk mengingat kebesaran
    Ronggowarsito sebagai salah satu pujangga besar di negeri kita.

     “Anugerah Ronggowarsito sebentar lagi akan
    kami luncurkan ke publik. Tentu saja yang utama adalah memberikan apresiasi
    yang tinggi bagi penulis buku-buku sastra dan budaya di Indonesia, selain itu
    untuk menghidupkan jiwa pujangga besar kita ini ke dalam generasi sekarang.”
    ujarnya menyikapi banyak pertanyaan terkait waktu dimulainya anugerah ini. Red/
    Sapta Arif (Humas)




  • 0 Comments:

    Posting Komentar