• Cegah Pergaulan Bebas, Mahasiswa KKN STKIP PGRI Ponorogo Gelar Edukasi KESPRO


    SOOKO. Mahasiswa STKIP PGRI Ponorogo yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKNT) menggelar sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja (KESPRO). Sosialiasi yang bertepat di masjid SMAN 1 Sooko itu mengangkat tema No Free Sex, No Early-Age Marriage,  (Senin, 17 Februari 2020).





    Agenda
    sebagai upaya kepedulian kepada generasi muda ini menghadirkan pemateri dari
    pengurus PIK-R Taruna Harapan kecamatan Sooko. Tidak kurang 150 siswa kelas 10
    dan 12 SMAN 1 Sooko terlibat dalam kegiatan edukasi siang itu.





    Sosialisasi diawali dengan kegiatan kajian yang dipandu salah satu guru SMAN 1 Sooko, dilanjutkan dengan penyampaian materi Kesehatan reproduksi remaja oleh Rahma Aini pengurus PIK-R Taruna Harapan kecamatan Sooko.





    "Kajian pada pagi hari berbeda karena bersamaan dengan kegiatan sosialisasi kesehatan reproduksi remaja oleh mahasiswa KKNT STKIP PGRI Ponorogo. Semoga dengan diadakannya kegiatan ini dapat menambah pengetahuan dan kebermanfaatan bagi siswa," ungkap Hadi selaku guru Agama di SMAN 1 Sooko.





    Antusias, Proses Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja




    Lain pihak, Rahma Aini pemateri dari PIK-R Taruna Harapan menyampaikan seputar kesehatan reproduksi remaja. Kesehatan ini menurutnya berkaitan dengan keadaan sejahtera fisik, mental sosial yang berhubungan dengan fungsi, peran dan sistem reproduksi.





    Ia menambahkan beberapa tugas untuk mengedukasi remaja terkait kesehatan remaja. Penyuluhan kesehatan reproduksi remaja di tingkat puskesmas khususnya ANC-5T, KIE Kesehatan Reproduksi dikalangan anak remaja (SMP - SMA), dan Melakukan penyuluhan KB. Diantara tugas pengurus PIK-R bidang KIE guna menanggulanggi masalah pergaulan bebas dan pernikahan dini.





    "Terdapat
    tujuh aspek penting dalam pelaksanaan KIE kesehatan reproduksi. Keterpaduan,
    mutu, media dan jalur, efektif, bertahap, berulang, dan memperhatikan kepuasan
    sasaran, menyenangkan, dan berkesinambungan," Pungkas peraih Genre 2019 itu.





    Peserta sosialiasi begitu antuasi. Tampak mereka penuh kesungguhan mendengarkan dan sesekali mencatat materi sosialisasi. Iva Lutfia Rahmawati salah satu peserta mengaku terbantu dan mendapat edukasi tentang kesehatan reproduksi. Terlebih dirinya menginjak usia remaja harus benar-benar didiperhatikan dan dijaga.





    Ceria, Mahasiswa KKN Bersama Peserta dan Pemateri PIK-R Taruna Harapan




    “Sangat membantu dan menambah pengetahuan baru. Utamanya bagi saya, ini sangat penting!” Ujar siswi SMAN 1 Sooko itu.





    Sosialisasi Kesehatan Reproduksi Remaja (KESPRO) bersama PIK-R Taruna Harapan kecamatan Sooko dan SMAN 1 Sooko merupakan salah satu program kerja (Proker) mahasiswa STKIP PGRI Ponorogo.  Program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dalam rangkaian Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKNT) yang berlokasi di Kecamatan Sooko.





    “Sesuai visi
    ketika berangkat KKNT, siap bekerja dan siap mengabdi untuk masyarakat desa
    Sooko,” ujar Ariza ketua KKNT desa Sooko.





    Pewarta: Mahasiswa KKNT desa Sooko.
    Editor: Ags (Humas)


  • 1 komentar:

    1. […] telah dilakukan mahasiswa STKIP PGRI Ponorogo selama menjalankan Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKNT) di Kecamatan […]

      BalasHapus